UMAR BIN KHOTHOB




Di kisahkan dalam sebuah riwayat bahwa  Amirul mu’miniin Umar ibnul  khathab RA. pada suatu malam ia berjalan kaki , lalu ia melintasi pintu sebuah rumah,lalu terdengarlah suatu  tangisan olehnya.maka diapun berhenti dan mendekat ,lalu di dengarnya di dalam rumah tersebut ada seorang wanita berkata kepada anak-anaknya “Allah –lah yang akan mengadili di antara aku dengan Umar ibnul khathab “

Maka kemudian tergeraklah keinginan umar  untuk menghibur hati wanita itu dari kesedihan ,lalu di ketuklah pintu rumah itu,dan dia bertanya
“apa yang telah di perbuat Umar kepadamu ?”(Tanya Umar) sedangkan wanita  penghuni  rumah itu tidak tahu bahwa orang yang bertanya  kepadanya  itu adalah Umar
Jawab wanita itu”dia (Umar) telah mengirim suamiku ke medan perang ,dan suamiku meningalkan anak-anakku  yang masih kecil –kecil,padahal aku tidak punya apa-apa lagi untuk memberi makan mereka,lalu merekapun  menangis seraya mengatakan Amirul mu’miniin Umar ibnu khathab telah melalaikan kami
Maka kemudian keluarlah Umar dari rumah  itu ,dia pergi pulang lalu di ambilnya sekarung tepung dan daging yang banyak dan dia gendong di atas pungungnya sendiri ,maka seseorang yang meyertainya berkata “taruhlah karung itu tuan biarlah aku yang membawanya “
Umar  pun menjawab``andaikan kamu yang membawa karung ini di dunia,maka siapakah yang akan memikul  dosa-dosaku di hari kiamat?’’ Demikinlah sikap Umar seraya menangis sampai dia masuk kedalam rumah wanita tadi ,lalu seketika itu dia mengadon tepung itu dengan tanganya sendiri,dan menyalakan tengku api,memasak roti dan daging,dan membangunkan anak-anak ,lalu di suapinya mereka dengan tanganya sampai kenyang ,lalu berkatalah Umar kepada mereka ``ma’afkanlah aku ,dan janganlah kalian mempersengketakan aku di hari kiamat ,`` baiklah” jawab mereka ( kami tidak akan mempersenketakanmu ).
Share: